Curah Hujan Tinggi Picu Longsor, Jalan di Guluk-Guluk Sempat Lumpuh

- Redaksi

Kamis, 18 Desember 2025 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAK: Masyarakat bersama Forkopimka Guluk-guluk gotong royong membersihkan akses jalan yang terdampak longsor (dok: istimewa/Redaksi Rekam Satu)

i

KOMPAK: Masyarakat bersama Forkopimka Guluk-guluk gotong royong membersihkan akses jalan yang terdampak longsor (dok: istimewa/Redaksi Rekam Satu)

SUMENEP | REKAM SATU – Intensitas hujan yang tinggi kembali memicu bencana alam di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kali ini, tanah longsor terjadi di Dusun Artakoh, Desa Payudan Daleman, Kecamatan Guluk-Guluk, yang mengakibatkan akses jalan antar desa tertutup material tanah.

Akibat peristiwa tersebut, jalur penghubung antara Desa Payudan Daleman dan Desa Batuampar tidak bisa dilalui, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dalam kejadian tersebut.

“Syukurnya, dalam peristiwa ini tidak ditemukan adanya korban, baik luka maupun meninggal dunia,” ujar AKP Widiarti, Kamis (18/12/2025).

Pasca longsor, unsur Forkopimka bersama warga sekitar langsung turun tangan melakukan kerja bakti.

Dengan peralatan seadanya, mereka membersihkan tumpukan tanah yang menutup badan jalan demi membuka kembali akses transportasi.

Berkat upaya gotong royong tersebut, jalan yang semula tertutup kini sudah dapat dilewati secara terbatas oleh pejalan kaki dan kendaraan roda dua.

Namun demikian, kendaraan roda empat masih belum dapat melintas karena volume material longsoran yang cukup besar.

Untuk penanganan lanjutan, BPBD Kabupaten Sumenep telah menurunkan alat berat berupa ekskavator guna mempercepat proses pembersihan agar akses jalan dapat kembali normal sepenuhnya.

AKP Widiarti juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca yang masih ekstrem dan wilayah Guluk-Guluk merupakan kawasan perbukitan yang rawan longsor.

“Masyarakat diharapkan selalu waspada, mengenali tanda-tanda awal longsor, menghindari aktivitas di sekitar lereng saat hujan, serta segera mencari tempat aman apabila kondisi dirasa membahayakan,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Penulis : SAN'X

Editor : JAUHED

Sumber Berita: REDAKSI REKAM SATU

Follow WhatsApp Channel rekamsatu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Program MBG di Sumenep Terus Dibenahi, Korwil Tekankan Pentingnya Evaluasi
Krisis Empati di Era AI, Ketika Manusia Memilih Curhat Pada Mesin
DPC PWRI Sumenep Gelar FGD “Ngombe”, Bahas Dampak Nyata Program MBG 
Karya Lukis Siswi SDIT Sumenep Pikat Hati Dirut BPRS Bhakti Sumekar 
Pengelolaan Aset Daerah Dinilai Tak Maksimal, DPRD Sumenep Bentuk Panitia Khusus 
TA Bupati Sumenep Dukung PWRI Jadikan Gerakan Literasi Agenda Rutin
Hilang Kendali, Pengendara Sepeda Motor Tewas Terlindas Minibus
Rebut Kursi Sekdakab Sumenep, DPRD Wanti Pansel Profesional dan Objektif 
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:17 WIB

Program MBG di Sumenep Terus Dibenahi, Korwil Tekankan Pentingnya Evaluasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:05 WIB

Krisis Empati di Era AI, Ketika Manusia Memilih Curhat Pada Mesin

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:35 WIB

DPC PWRI Sumenep Gelar FGD “Ngombe”, Bahas Dampak Nyata Program MBG 

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:34 WIB

Karya Lukis Siswi SDIT Sumenep Pikat Hati Dirut BPRS Bhakti Sumekar 

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:40 WIB

Pengelolaan Aset Daerah Dinilai Tak Maksimal, DPRD Sumenep Bentuk Panitia Khusus 

Berita Terbaru

PROFIL: Salah seorang pengendara sepeda motor melintas di depan Gedung kantor Pemkab Sumenep (dok: istimewa/Redaksi Rekam Satu)

Kriminal

Oknum ASN Sumenep Diduga Terlibat Kasus Pemalsuan KTP

Jumat, 10 Jul 2026 - 17:46 WIB