Perda Sumenep Dinilai Syarat Kepentingan Elite Politik 

- Redaksi

Selasa, 29 Juli 2025 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GEDUNG: Potret gedung mewah DPRD Sumenep (dok. Redaksi Rekam Satu)

i

GEDUNG: Potret gedung mewah DPRD Sumenep (dok. Redaksi Rekam Satu)

SUMENEP | REKAM SATU – Peraturan Daerah (Perda) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dinilai banyak yang tidak efektif dan syarat kepentingan kelompok elite politik.

Menurut salah seorang pengamat politik sekaligus dosen di Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep, Wildan Rosali, dasar penyusunan Perda di Kota Keris ini cenderung tidak berbasis pada riset, justru lebih mengarah pada kepentingan politik.

Menurut dia, Perda yang disusun oleh legislatif maupun eksekutif seharusnya dilahirkan dari kebutuhan nyata dan berbasis riset atau Evidence-Based Policy (EBP). Sayangnya, ia menilai sejumlah Perda yang dihasilkan justru tidak mencerminkan hal tersebut.

“Perda itu seharusnya lahir dari urgensi dan kebutuhan masyarakat yang ditopang oleh data dan riset akademik. Namun saat ini, banyak yang dibuat karena desakan politik atau kepentingan konstituen,” katanya dengan tegas, Selasa (29/07/2025).

Bahkan, ia menilai dalam penyusunan Perda yang notabenenya dilakukan oleh pihak yang memiliki jabatan politik seringkali tidak berorientasi pada kepentingan publik.

“Evidence-based policy justru sering terabaikan. Ini yang membuat banyak perda kehilangan makna substansialnya,” tegasnya.

Tidak hanya itu, ia juga menyoroti adanya praduga dalam penyusunan Perda yang hanya sebatas proyek formalitas tanpa ada pertimbangan riset yang mendalam.

“Memang dalam prosedurnya tetap ada riset, tapi risetnya hanya formalitas. Tidak menggambarkan urgensi yang sebenarnya,” jelasnya.

Menurut Wildan, harusnya kalangan akademisi ataupun peneliti turut dilibatkan dalam penyusunan Perda agar memiliki dasar ilmiah yang kuat.

“Jika benar-benar berbasis riset, maka Perda akan menjadi solusi konkret atas persoalan masyarakat dan bukan sekadar produk politik,” tandasnya.

Karenanya, ia mendorong para pembuat kebijakan untuk melakukan perbaikan dalam penyusunan Perda agar lebih berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat, bukan hanya sekadar memenuhi kepentingan kelompok elite. (*)

Facebook Comments Box

Penulis : SAN'X

Editor : JAUHED

Sumber Berita: REDAKSI REKAM SATU

Follow WhatsApp Channel rekamsatu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-81 RI, Bupati Fauzi Serukan Semangat Gotong Royong Bangun Sumenep
Kapolresta Sumenep Silaturahmi ke PWRI, Tegaskan Pentingnya Sinergi Polri dan Media
Hari Anak Nasional, BPRS Bhakti Sumekar Dorong Pelajar Gemar Menabung Demi Masa Depan
Pria di Sumenep Tewas di Dalam Kamar Kos Batuan
Program MBG di Sumenep Terus Dibenahi, Korwil Tekankan Pentingnya Evaluasi
Krisis Empati di Era AI, Ketika Manusia Memilih Curhat Pada Mesin
DPC PWRI Sumenep Gelar FGD “Ngombe”, Bahas Dampak Nyata Program MBG 
Karya Lukis Siswi SDIT Sumenep Pikat Hati Dirut BPRS Bhakti Sumekar 
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:55 WIB

HUT ke-81 RI, Bupati Fauzi Serukan Semangat Gotong Royong Bangun Sumenep

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:43 WIB

Kapolresta Sumenep Silaturahmi ke PWRI, Tegaskan Pentingnya Sinergi Polri dan Media

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:05 WIB

Hari Anak Nasional, BPRS Bhakti Sumekar Dorong Pelajar Gemar Menabung Demi Masa Depan

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:32 WIB

Pria di Sumenep Tewas di Dalam Kamar Kos Batuan

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:17 WIB

Program MBG di Sumenep Terus Dibenahi, Korwil Tekankan Pentingnya Evaluasi

Berita Terbaru