Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokmas, KPK Periksa ASN hingga Ketua Pokmas di Sumenep

- Redaksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFIL: Jubir KPK Budi Prasetyo (dok: istimewa/Redaksi Rekam Satu)

i

PROFIL: Jubir KPK Budi Prasetyo (dok: istimewa/Redaksi Rekam Satu)

SUMENEP | REKAM SATU – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi pengelolaan dana hibah Kelompok Masyarakat (Pokmas) Jawa Timur di Kabupaten Sumenep.

Pemeriksaan yang berlangsung di Mapolres Sumenep itu dijadwalkan menghadirkan sebanyak 16 saksi dari berbagai unsur, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pihak swasta, hingga pengurus kelompok masyarakat penerima hibah.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa agenda pemeriksaan tersebut masih menjadi bagian dari proses penyidikan perkara dugaan korupsi dana hibah Pokmas di Jawa Timur.

“Pemeriksaan terhadap saksi-saksi dalam dugaan tindak pidana korupsi terkait pengelolaan dana hibah Pokmas Jatim,” kata Budi Prasetyo dalam keterangan resmi KPK, Kamis (21/05/2026).

Menurut dia, seluruh pihak yang dipanggil pada hari ini dimintai keterangan dalam kapasitas sebagai saksi guna mendukung kebutuhan penyidikan.

“Mereka diperiksa sebagai saksi,” ujarnya.

Dalam daftar pemeriksaan, penyidik KPK memanggil Imam Masud dari unsur ASN yang diketahui berstatus PNS guru Pendidikan Agama Islam di salah satu SMA di Sumenep.

Sementara dari kalangan swasta, saksi yang diperiksa meliputi Ahmad Washlul Latief, Syaiful Hidaya, Kadir, Akhmad Hidayat, dan Nurul Hadi.

Tidak hanya itu, sejumlah ketua Pokmas penerima hibah juga turut dimintai keterangan oleh penyidik. Mereka antara lain Riwahnan selaku Ketua Pokmas Montas, Zai selaku Ketua Pokmas Donggala, Samsul dari Pokmas Pemuda Membangun, serta Abdul Hadi sebagai Ketua Pokmas Prada Sejahtera.

Selain itu, pemeriksaan juga dilakukan terhadap Mohammad Syarifuddin selaku Ketua Pokmas Potre Sareang, Sidik dari Pokmas Langgeng, Ahmad Zubaidi selaku Ketua Pokmas Harapan Muda, dan Subairi dari Pokmas Remaja.

Dua nama lainnya yang turut diperiksa yakni Zainur Rahman selaku Ketua Pokmas Siaga dan Akhmad Khoirur Rosi sebagai Ketua Pokmas Ipades.

Seluruhnya dimintai keterangan dalam perkara dugaan korupsi pengelolaan dana hibah Pokmas Jawa Timur.*

Facebook Comments Box

Penulis : SAN'X

Editor : JAUHED

Sumber Berita: REDAKSI REKAM SATU

Follow WhatsApp Channel rekamsatu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lestarikan Warisan Budaya, Madura Batik Fest 2026 Sasar Kalangan Generasi Muda 
Karya Lukis Siswi SDIT Sumenep Pikat Hati Dirut BPRS Bhakti Sumekar 
Pengelolaan Aset Daerah Dinilai Tak Maksimal, DPRD Sumenep Bentuk Panitia Khusus 
TA Bupati Sumenep Dukung PWRI Jadikan Gerakan Literasi Agenda Rutin
Hilang Kendali, Pengendara Sepeda Motor Tewas Terlindas Minibus
Rebut Kursi Sekdakab Sumenep, DPRD Wanti Pansel Profesional dan Objektif 
Carok Berdarah Berujung Maut, Diduga Motif Asmara
Mobil Xpander Seruduk Motor dan Warung Sembako, Dua Korban Dilarikan ke Rumah Sakit 
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokmas, KPK Periksa ASN hingga Ketua Pokmas di Sumenep

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:58 WIB

Lestarikan Warisan Budaya, Madura Batik Fest 2026 Sasar Kalangan Generasi Muda 

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:34 WIB

Karya Lukis Siswi SDIT Sumenep Pikat Hati Dirut BPRS Bhakti Sumekar 

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:40 WIB

Pengelolaan Aset Daerah Dinilai Tak Maksimal, DPRD Sumenep Bentuk Panitia Khusus 

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:18 WIB

TA Bupati Sumenep Dukung PWRI Jadikan Gerakan Literasi Agenda Rutin

Berita Terbaru

PROFIL: Salahsatu pengendara sepeda motor melintas di depan kantor Pemkab Sumenep (dok: istimewa/Redaksi Rekam Satu)

Olahraga

Kejurprov Voli Pantai U-17 2026 Akan Digelar di Sumenep 

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:43 WIB