Kejagung Usut Pengadaan Chromebook, Nadiem Angkat Bicara

- Redaksi

Selasa, 10 Juni 2025 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFIL. Potret Nadiem Makarim, yang kini angkat bicara soal dugaan korupsi digitalisasi pendidikan. (dok. Istimewa/Redaksi Rekam Satu)

i

PROFIL. Potret Nadiem Makarim, yang kini angkat bicara soal dugaan korupsi digitalisasi pendidikan. (dok. Istimewa/Redaksi Rekam Satu)

NASIONAL | REKAM SATU – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait penyelidikan yang sedang dilakukan Kejaksaan Agung (Kejagung) atas dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek digitalisasi pendidikan yang berlangsung antara tahun 2019 hingga 2022.

Dalam keterangannya kepada pers di Jakarta, Nadiem menjelaskan, bahwa pengadaan perangkat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) seperti laptop, modem, dan proyektor dilakukan sebagai bentuk tanggapan cepat terhadap situasi darurat pendidikan selama masa pandemi Covid-19.

“Pada masa itu, kami di Kemendikbudristek harus bertindak sigap untuk meminimalisir risiko hilangnya proses belajar atau learning loss. Langkah yang kami ambil adalah bagian dari upaya mitigasi seefektif mungkin,” ujarnya, belum lama ini, Selasa (10/6).

Nadiem mengungkapkan, selama periode empat tahun, kementerian yang ia pimpin mendistribusikan sekitar 1,1 juta laptop beserta perangkat penunjang lainnya ke lebih dari 77 ribu sekolah di seluruh Indonesia.

Ia menegaskan, bahwa program ini tidak hanya ditujukan untuk mendukung pembelajaran jarak jauh, tetapi juga untuk menunjang pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) serta peningkatan kapasitas tenaga pendidik.

“Selain untuk pembelajaran daring, perangkat-perangkat tersebut juga digunakan untuk meningkatkan kompetensi guru dan tenaga pendidikan lainnya,” terang Nadiem.

Ia menekankan, bahwa seluruh kebijakan yang diambil selama dirinya menjabat dirumuskan berdasarkan prinsip transparansi, keadilan, dan niat baik. Karena itu, ia menyatakan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

“Saya menghargai sepenuhnya langkah-langkah yang diambil aparat penegak hukum, dan saya bersedia memberikan klarifikasi atau keterangan yang dibutuhkan untuk mendukung penyelidikan ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kejagung terus menggali fakta-fakta terkait dugaan korupsi dalam proyek pengadaan laptop Chromebook di bawah program Digitalisasi Pendidikan Kemendikbudristek.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, menjelaskan bahwa penyidik menemukan dugaan adanya rekayasa dalam proses pengadaan.

Ia mengatakan ada upaya mengarahkan tim teknis untuk menyusun kajian seolah-olah penggunaan laptop berbasis Chrome OS, yakni Chromebook, merupakan kebutuhan mutlak untuk keperluan pendidikan digital.

“Dari hasil pemeriksaan, diduga kuat telah terjadi kesepakatan jahat untuk memaksakan pengadaan laptop Chromebook dengan menyusun skenario kajian seolah-olah perangkat tersebut sangat dibutuhkan,” jelas Harli.

Lebih lanjut, Harli menyebut bahwa hasil uji coba penggunaan 1.000 unit Chromebook pada tahun 2019 menunjukkan bahwa perangkat tersebut tidak efektif sebagai media pembelajaran. Meskipun demikian, proyek pengadaan tetap dijalankan.

Anggaran yang digelontorkan untuk pengadaan ini mencapai Rp9,9 triliun. Dari total tersebut, sekitar Rp3,58 triliun bersumber dari anggaran masing-masing satuan pendidikan, sementara sisanya sebesar Rp6,399 triliun berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Walaupun jumlah kerugian negara belum diumumkan secara pasti, Kejagung menegaskan bahwa proses perhitungan nilai kerugian keuangan negara masih berjalan. (*)

Facebook Comments Box

Penulis : HASAN LINTANG

Editor : JAUHED

Sumber Berita: REDAKSI REKAM SATU

Follow WhatsApp Channel rekamsatu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengembang Nilai Mekanisme KPR BTN Kurang Efisien
Pecahkan Rekor Dunia di SEA Games 2025, Presiden Prabowo Apresiasi Atlet Angkat Besi Rizki Juniansyah 
Petanque Sumenep Tunjukkan Taring, Bagas Syarief Bawa Pulang Perak di SEA Games
Atlet Voli Kintan Dear Love Islamy Sukses Persembahkan Perak untuk Jawa Timur di Popnas 2025
Komisi I DPR RI Geram, Tayangan Trans7 Dinilai Cederai Marwah Pesantren
Porprov Jatim IX 2025, Target Sumenep Lolos 20 Besar Kandas!
Atletik Sumenep Sumbang Emas, Perak, dan Perunggu di Porprov Jatim IX
Cabor Baru Ski Air Sumenep Sumbangkan Medali Emas di Porprov Jatim IX
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 11:09 WIB

Pengembang Nilai Mekanisme KPR BTN Kurang Efisien

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pecahkan Rekor Dunia di SEA Games 2025, Presiden Prabowo Apresiasi Atlet Angkat Besi Rizki Juniansyah 

Selasa, 16 Desember 2025 - 14:41 WIB

Petanque Sumenep Tunjukkan Taring, Bagas Syarief Bawa Pulang Perak di SEA Games

Senin, 10 November 2025 - 14:54 WIB

Atlet Voli Kintan Dear Love Islamy Sukses Persembahkan Perak untuk Jawa Timur di Popnas 2025

Selasa, 14 Oktober 2025 - 20:31 WIB

Komisi I DPR RI Geram, Tayangan Trans7 Dinilai Cederai Marwah Pesantren

Berita Terbaru

PROFIL : Petugas kepolisian memperlihatkan barang bukti milik korban kasus curas di Kangean (dok: istimewa/Redaksi Rekam Satu)

Kriminal

Dua Pelaku Curas di Kangean Keok Ditangan Polisi

Kamis, 12 Feb 2026 - 17:51 WIB