Tolak Pilkada Tidak Langsung, AMS Demo Sejumlah Kantor Partai di Sumenep

- Redaksi

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFIL: Ketua DPC Partai Demokrat Indra Wahyudi menerima berbagai tuntutan dari massa aksi (dok: istimewa/Redaksi Rekam Satu)

i

PROFIL: Ketua DPC Partai Demokrat Indra Wahyudi menerima berbagai tuntutan dari massa aksi (dok: istimewa/Redaksi Rekam Satu)

SUMENEP | REKAM SATU – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Sumenep (AMS) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor DPC Partai Demokrat setempat.

Aksi demonstrasi tersebut kembali digelar sebagai bentuk penolakan mahasiswa terhadap wacana penerapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara tidak langsung.

Aksi tersebut merupakan bagian dari rangkaian demonstrasi yang dilakukan AMS secara berkelanjutan di sejumlah kantor partai politik, setelah sebelumnya AMS menggelar aksi serupa di kantor DPC PKB dan Partai Golkar Sumenep.

Dalam orasinya, Zainuddin menegaskan bahwa rencana penerapan Pilkada tidak langsung menjadi sinyal kemunduran demokrasi.

Ia menilai, kebijakan tersebut berpotensi menghidupkan kembali praktik-praktik Orde Baru yang telah dilawan melalui perjuangan panjang dan pengorbanan besar rakyat Indonesia.

“Reformasi lahir dari darah, air mata, dan pengorbanan. Jika Pilkada tidak langsung benar-benar diberlakukan, itu sama saja membuka kembali lembaran kelam sejarah,” serunya di hadapan massa aksi, Selasa (13/01/2026).

Pendapat serupa juga disampaikan Tolak Amir, yang menilai situasi politik saat ini mengarah pada gejala otoritarianisme.

Menurutnya, penerapan Pilkada tidak langsung merupakan bentuk pengkhianatan terhadap semangat reformasi dan kedaulatan rakyat.

Ia menambahkan, apabila alasan pemerintah adalah tingginya biaya politik dan maraknya politik uang, maka yang seharusnya dilakukan adalah pembenahan sistem, bukan justru menghilangkan hak rakyat untuk memilih pemimpinnya secara langsung.

Menanggapi aksi tersebut, Ketua DPC Partai Demokrat Sumenep, Indra Wahyudi, menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi yang dilakukan AMS. Ia berjanji akan meneruskan tuntutan mahasiswa ke tingkat pusat.

“Persoalan Pilkada merupakan kewenangan pemerintah pusat. Aspirasi ini tentu akan kami sampaikan,” ujarnya di hadapan peserta aksi.

Terkait sikap politik Partai Demokrat, Indra menegaskan bahwa wacana Pilkada tidak langsung masih sebatas pembahasan dan belum menjadi keputusan final.

Ia juga menekankan komitmen Partai berlambang Marcy tersebut untuk tetap menjunjung nilai-nilai demokrasi.

“Berbicara soal demokrasi, Demokrat memiliki sejarah panjang. Pak SBY dikenal sebagai tokoh yang menjunjung tinggi demokrasi. Karena itu, kami tetap berpegang pada prinsip-prinsip tersebut,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Penulis : SAN'X

Editor : JAUHED

Sumber Berita: REDAKSI REKAM SATU

Follow WhatsApp Channel rekamsatu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hadapi Dinamika Politik, PSI Sumenep Panaskan Mesin Partai
DPC PDI-P Sumenep Bidik 13 Kursi Pada Pileg Mendatang 
Kembali Terpilih, Achmad Fauzi Wongsojudo Perkuat Barisan PDIP Sumenep
NasDem Sumenep di Titik Balik, Kepemimpinan Akis Jasuli Dimulai
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
The Changing Face of America: How Demographic Shifts are Reshaping the Nation
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:26 WIB

Tolak Pilkada Tidak Langsung, AMS Demo Sejumlah Kantor Partai di Sumenep

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:15 WIB

Hadapi Dinamika Politik, PSI Sumenep Panaskan Mesin Partai

Senin, 22 Desember 2025 - 18:08 WIB

DPC PDI-P Sumenep Bidik 13 Kursi Pada Pileg Mendatang 

Minggu, 21 Desember 2025 - 11:54 WIB

Kembali Terpilih, Achmad Fauzi Wongsojudo Perkuat Barisan PDIP Sumenep

Senin, 9 Juni 2025 - 17:36 WIB

NasDem Sumenep di Titik Balik, Kepemimpinan Akis Jasuli Dimulai

Berita Terbaru

PROFIL: Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto saat mengisi kegiatan di Mapolres Sumenep (dok: istimewa/Redaksi Rekam Satu)

Kriminal

Nekat Bawa 100 Gram Sabu, Wanita 41 Tahun Diciduk Polisi 

Kamis, 22 Jan 2026 - 17:23 WIB