NASIONAL | REKAM SATU – Kusnadi, tokoh senior PDI Perjuangan Jawa Timur yang juga pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Jatim, akhirnya ditemukan di wilayah Madura dalam keadaan bingung dan tidak sadar penuh, setelah sebelumnya dikabarkan menghilang sejak Rabu (4/6/2025).
Putra kedua Kusnadi, Teddy Kusdita Kunong, mengungkapkan bahwa dirinya menyebarluaskan kabar hilangnya sang ayah melalui akun media sosial Facebook.
Berkat unggahan tersebut, ia mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa Kusnadi terlihat di Madura.
“Bapak ditemukan oleh warga di daerah Tanah Merah, Bangkalan, Madura,” kata Teddy saat dikonfirmasi Rekam Satu pada Senin (9/6) petang.
Saat pertama kali ditemui, tutur Teddy, kondisi ayahnya tampak tidak sepenuhnya sadar.
“Waktu saya tanya-tanya, beliau terlihat kebingungan. Bapak sendiri juga heran kenapa bisa sampai di Madura, padahal tempat tinggal kami ada di Sidoarjo,” jelasnya.
Teddy menambahkan, bahwa saat ini Kusnadi sedang beristirahat. “Sekarang beliau sedang tidur, masih dalam masa pemulihan,” ujarnya.
Hingga kini, pihak keluarga belum sepenuhnya mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Mereka masih mencoba merangkai cerita utuh dari Kusnadi sendiri.
“Kami belum bisa menyimpulkan apakah ini kasus penculikan atau karena pengaruh hipnotis (gendam). Yang terpenting saat ini, Bapak telah kembali dengan selamat,” ungkap Teddy.
Lebih lanjut, ia memastikan bahwa tidak ditemukan luka fisik pada tubuh sang ayah. Namun, Kusnadi tampak mengalami kemerahan pada kulitnya yang diduga akibat penyakit autoimun yang dideritanya kambuh karena tidak mengonsumsi obat.
“Tidak ada cedera, hanya kulit beliau jadi lebih merah. Mungkin karena lupa minum obat, karena memang beliau punya autoimun,” tutur Teddy.
Soal kemungkinan pelaporan ke pihak berwajib, keluarga masih menunggu keputusan dari Kusnadi sendiri.
“Untuk laporan ke polisi, kami masih menunggu keputusan dari Bapak. Sepengetahuan saya, beliau tidak memiliki masalah kejiwaan, hanya kondisi kesehatan fisiknya saja yang memang kurang fit,” ujarnya.
Kusnadi dilaporkan hilang sejak Rabu (4/6/2025), dan keluarga menduga ia dibawa oleh tiga pria tak dikenal.
Dugaan itu muncul karena menurut keterangan Teddy, sang ayah dibawa dari rumah sekaligus peternakan ayam yang dikelola Kusnadi di Dusun Wonokayun, Desa Wonokarang, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo.
Kejadian itu pun telah dilaporkan secara resmi ke Polsek Balongbendo dengan nomor laporan STPLKO/02/VI/2025/SPKT/JATIM/SDA/BALBEN.
“Polisi sempat mengabarkan kepada kami bahwa terakhir kali sinyal atau keberadaan Bapak terlacak di daerah Pamekasan, Madura,” pungkas Teddy. (*)
Penulis : HASAN LINTANG
Editor : JAUHED
Sumber Berita: REDAKSI REKAM SATU






