Bappeda Sumenep Susun RAD TPB/SDGs 2025–2029, Wujudkan Arah Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan

- Redaksi

Kamis, 19 Juni 2025 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFIL: Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto berada di ruang kerjanya (dok. Istimewa Redaksi Rekam Satu)

i

PROFIL: Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto berada di ruang kerjanya (dok. Istimewa Redaksi Rekam Satu)

SUMENEP | REKAM SATU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) berkomitmen untuk mewujudkan Kota Keris ini sebagai Kabupaten yang maju.

Salah satu langkah yang dilakukan melalui penyusunan Rencana Aksi Daerah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (RAD TPB/SDGs) untuk periode 2025–2029.

RAD TPB/SDGs ini nantinya akan menjadi pijakan bagi seluruh perangkat daerah agar arah pembangunan selaras dengan visi global SDGs dan kebutuhan lokal dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan, keadilan sosial, dan pelestarian lingkungan.

Menurut Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, penyusunan RAD merupakan bentuk komitmen kuat pemerintah daerah dalam menciptakan pembangunan yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, namun juga memperhatikan aspek sosial dan lingkungan.

“RAD SDGs ini adalah peta jalan pembangunan Sumenep lima tahun ke depan. Dokumen ini akan memandu semua perangkat daerah agar pembangunan kita inklusif, adil, dan berkelanjutan,” katanya, Kamis (05/06/2025).

Menurut dia, fokus utama dalam penyusunan RAD 2025–2029 meliputi empat hal meliputi;

1. Peningkatan pemahaman perangkat daerah mengenai prinsip dasar SDGs, seperti inklusivitas dan prinsip no one left behind.

2. Pemotretan capaian dan tantangan pembangunan berkelanjutan yang telah dan sedang dihadapi.

3. Perumusan target dan arah kebijakan strategis sesuai prioritas daerah dan nasional.

4. Penyusunan sistem pemantauan dan evaluasi berkala agar kebijakan dapat terukur dan berdampak nyata.

Lebih lanjut Arif menjelaskan, dalam penyusunan dokumen tersebut pihaknya juga melibatkan berbagai pihak.

“Penyusunan RAD bukan hanya tugas pemerintah. Kami membuka ruang kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat agar hasilnya tepat sasaran dan akuntabel,” katanya.

Pihaknya berharap, dengan adanya RAD TPB/SDGs 2025–2029, Pemkab Sumenep dapat mempercepat capaian pembangunan berkelanjutan yang terintegrasi dengan arah pembangunan nasional dan agenda global. (*)

Facebook Comments Box

Penulis : HASAN LINTANG

Editor : JAUHED

Sumber Berita: REDAKSI REKAM SATU

Follow WhatsApp Channel rekamsatu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TA Bupati Sumenep Dukung PWRI Jadikan Gerakan Literasi Agenda Rutin
Hilang Kendali, Pengendara Sepeda Motor Tewas Terlindas Minibus
Rebut Kursi Sekdakab Sumenep, DPRD Wanti Pansel Profesional dan Objektif 
Carok Berdarah Berujung Maut, Diduga Motif Asmara
Mobil Xpander Seruduk Motor dan Warung Sembako, Dua Korban Dilarikan ke Rumah Sakit 
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Personel Sat Reskrim Polres Sumenep Jalani Tes Urine
Alami Kebocoran, Tongkang Bermuatan CPO Nyaris Tenggelam di Pulau Giliyang 
Cuaca Ekstrem Terjang Sapeken, Pohon Roboh Timpa Rumah Warga
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:18 WIB

TA Bupati Sumenep Dukung PWRI Jadikan Gerakan Literasi Agenda Rutin

Senin, 9 Februari 2026 - 14:42 WIB

Hilang Kendali, Pengendara Sepeda Motor Tewas Terlindas Minibus

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:23 WIB

Rebut Kursi Sekdakab Sumenep, DPRD Wanti Pansel Profesional dan Objektif 

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:58 WIB

Carok Berdarah Berujung Maut, Diduga Motif Asmara

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:46 WIB

Mobil Xpander Seruduk Motor dan Warung Sembako, Dua Korban Dilarikan ke Rumah Sakit 

Berita Terbaru

PROFIL : Petugas kepolisian memperlihatkan barang bukti milik korban kasus curas di Kangean (dok: istimewa/Redaksi Rekam Satu)

Kriminal

Dua Pelaku Curas di Kangean Keok Ditangan Polisi

Kamis, 12 Feb 2026 - 17:51 WIB