Alami Kebocoran, Tongkang Bermuatan CPO Nyaris Tenggelam di Pulau Giliyang 

- Redaksi

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DRAMATIS: Proses evakuasi lima awak tongkang yang nyaris tenggelam di Pulau Giliyang (dok: istimewa/Redaksi Rekam Satu)

i

DRAMATIS: Proses evakuasi lima awak tongkang yang nyaris tenggelam di Pulau Giliyang (dok: istimewa/Redaksi Rekam Satu)

SUMENEP | REKAM SATU – Tongkang TK Indo Ocean Marine bermuatan Crude Palm Oil (CPO) mengalami kebocoran hingga nyaris tenggelam di perairan Desa Banraas, Pulau Giliyang, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep.

Tongkang tersebut akhirnya kandas sekitar 300 meter dari bibir pantai. Beruntung, dalam kejadian tersebut, lima awak kapal berhasil menyelamatkan diri dengan melakukan evakuasi mandiri, dibantu potensi SAR (Potsar) setempat.

Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, mengatakan evakuasi dilakukan sekitar pukul 06.00 WITA setelah sebelumnya awak kapal diminta bertahan sambil menunggu air laut surut.

“Saat kondisi memungkinkan, para awak berjalan menuju daratan dengan pengawasan Potsar,” jelasnya, Jumat (23/1/2026).

Menurut Widiarti, sekitar pukul 06.35 WITA, seluruh awak kapal tiba di darat dalam kondisi selamat.

Lima awak kapal tersebut kemudian dibawa ke rumah warga untuk membersihkan diri dan menjalani pemulihan.

Sementara itu, tim SAR gabungan dari Basarnas dan Polairud telah bersiaga menggunakan Rescue Boat Basarnas untuk penanganan lebih lanjut.

Diketahui, tongkang tersebut berlayar dari Kalimantan Selatan menuju Gresik, Jawa Timur sebelum mengalami kebocoran dan kandas di perairan Pulau Giliyang, Kabupaten Sumenep. (*)

Facebook Comments Box

Penulis : SAN'X

Editor : JAUHED

Sumber Berita: REDAKSI REKAM SATU

Follow WhatsApp Channel rekamsatu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Program MBG di Sumenep Terus Dibenahi, Korwil Tekankan Pentingnya Evaluasi
Krisis Empati di Era AI, Ketika Manusia Memilih Curhat Pada Mesin
DPC PWRI Sumenep Gelar FGD “Ngombe”, Bahas Dampak Nyata Program MBG 
Karya Lukis Siswi SDIT Sumenep Pikat Hati Dirut BPRS Bhakti Sumekar 
Pengelolaan Aset Daerah Dinilai Tak Maksimal, DPRD Sumenep Bentuk Panitia Khusus 
TA Bupati Sumenep Dukung PWRI Jadikan Gerakan Literasi Agenda Rutin
Hilang Kendali, Pengendara Sepeda Motor Tewas Terlindas Minibus
Rebut Kursi Sekdakab Sumenep, DPRD Wanti Pansel Profesional dan Objektif 
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:17 WIB

Program MBG di Sumenep Terus Dibenahi, Korwil Tekankan Pentingnya Evaluasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:05 WIB

Krisis Empati di Era AI, Ketika Manusia Memilih Curhat Pada Mesin

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:35 WIB

DPC PWRI Sumenep Gelar FGD “Ngombe”, Bahas Dampak Nyata Program MBG 

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:34 WIB

Karya Lukis Siswi SDIT Sumenep Pikat Hati Dirut BPRS Bhakti Sumekar 

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:40 WIB

Pengelolaan Aset Daerah Dinilai Tak Maksimal, DPRD Sumenep Bentuk Panitia Khusus 

Berita Terbaru

PROFIL: Salah seorang pengendara sepeda motor melintas di depan Gedung kantor Pemkab Sumenep (dok: istimewa/Redaksi Rekam Satu)

Kriminal

Oknum ASN Sumenep Diduga Terlibat Kasus Pemalsuan KTP

Jumat, 10 Jul 2026 - 17:46 WIB