DKP2KB Sumenep Imbau Warga Terus Imunisasi untuk Cegah Campak Kembali Mewabah

- Redaksi

Selasa, 14 Oktober 2025 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFIL: Salah satu pengendara sepeda motor melintas di depan kantor DKP2KB Sumenep (dok: istimewa/Redaksi Rekam Satu)

i

PROFIL: Salah satu pengendara sepeda motor melintas di depan kantor DKP2KB Sumenep (dok: istimewa/Redaksi Rekam Satu)

SUMENEP | REKAM SATU – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Sumenep, Madura, Jawa Timur, mewanti masyarakat untuk terus melakukan vaksinasi meski kasus campak mulai terkendali.

Berdasarkan data DKP2KB Sumenep, sejak 27 September 2025, tercatat sebanyak 2.944 suspek campak, 205 orang dinyatakan positif dan 22 orang meninggal dunia. Namun, sejak 29 September 2025, tidak ada lagi laporan penderita baru.

“Kami mengimbau para orang tua segera melengkapi imunisasi anaknya. Pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit DKP2KB Sumenep, Achmad Syamsuri, Selasa (14/10/2025).

Syamsuri menjelaskan, walau di tingkat Puskesmas tidak ditemukan lagi kasus campak, sejumlah rumah sakit masih menangani pasien dengan penyakit komplikasi seperti bronkopneumonia.

Penyakit ini memiliki gejala mirip campak, antara lain demam tinggi dan gangguan pernapasan.

“Pasien yang dirawat di rumah sakit kebanyakan mengalami komplikasi seperti bronkopneumonia, bukan infeksi campak langsung. Namun gejalanya mirip, sehingga tetap kami pantau,” jelasnya.

DKP2KB terus berkoordinasi dengan rumah sakit untuk melakukan penyelidikan epidemiologi, guna memastikan kasus komplikasi tersebut tidak berkaitan dengan wabah campak sebelumnya.

“Situasi sudah terkendali, tapi kewaspadaan tetap kami jaga agar gejala mirip campak yang muncul tidak menjadi tanda berulangnya wabah,” tegas Syamsuri.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memantau perkembangan penyakit campak di wilayah Sumenep dan mengajak seluruh masyarakat mendukung keberhasilan program imunisasi demi mencegah kemunculan kasus serupa di masa mendatang. (*)

Facebook Comments Box

Penulis : SAN'X

Editor : JAUHED

Sumber Berita: REDAKSI REKAM SATU

Follow WhatsApp Channel rekamsatu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-81 RI, Bupati Fauzi Serukan Semangat Gotong Royong Bangun Sumenep
Kapolresta Sumenep Silaturahmi ke PWRI, Tegaskan Pentingnya Sinergi Polri dan Media
Hari Anak Nasional, BPRS Bhakti Sumekar Dorong Pelajar Gemar Menabung Demi Masa Depan
Pria di Sumenep Tewas di Dalam Kamar Kos Batuan
Program MBG di Sumenep Terus Dibenahi, Korwil Tekankan Pentingnya Evaluasi
Krisis Empati di Era AI, Ketika Manusia Memilih Curhat Pada Mesin
DPC PWRI Sumenep Gelar FGD “Ngombe”, Bahas Dampak Nyata Program MBG 
Karya Lukis Siswi SDIT Sumenep Pikat Hati Dirut BPRS Bhakti Sumekar 
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:55 WIB

HUT ke-81 RI, Bupati Fauzi Serukan Semangat Gotong Royong Bangun Sumenep

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:43 WIB

Kapolresta Sumenep Silaturahmi ke PWRI, Tegaskan Pentingnya Sinergi Polri dan Media

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:05 WIB

Hari Anak Nasional, BPRS Bhakti Sumekar Dorong Pelajar Gemar Menabung Demi Masa Depan

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:32 WIB

Pria di Sumenep Tewas di Dalam Kamar Kos Batuan

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:17 WIB

Program MBG di Sumenep Terus Dibenahi, Korwil Tekankan Pentingnya Evaluasi

Berita Terbaru