Cegah Penularan Penyakit Campak, DKPP-KB Sumenep Gencarkan Imunisasi

- Redaksi

Rabu, 27 Agustus 2025 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFIL: Salah seorang tamu berada di kantor DKPP-KB Sumenep (dok: Istimewa/ Redaksi Rekam Satu)

i

PROFIL: Salah seorang tamu berada di kantor DKPP-KB Sumenep (dok: Istimewa/ Redaksi Rekam Satu)

SUMENEP | REKAM SATU – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPP-KB) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, terus berupaya menekan penyebaran penyakit campak melalui program imunisasi Outbreak Response Immunization (ORI).

Berdasarkan data DKPP-KB Sumenep, total kasus campak sudah mencapai 2.268 orang. Sementara, saat ini sudah mencapai 6.336 anak yang telah dilakukan imunisasi.

Dari total sasaran 73.969 anak, Pemkab Sumenep menargetkan 95 persen atau setara 70.271 anak bisa mendapatkan vaksinasi.

Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, dr. Elya Faradisa, menegaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh Puskesmas dan fasilitas kesehatan agar pelaksanaan vaksinasi lebih cepat, mengingat jumlah kasus campak terus meningkat setiap harinya.

“Alhamdulillah, dua hari pertama capaian vaksinasi cukup baik. Namun, target 95 persen harus segera diwujudkan agar rantai penularan campak bisa diputus,” katanya, Rabu (27/08/2025).

Selain itu, puluhan pasien campak masih menjalani perawatan. Data Dinkes mencatat, 12 pasien dirawat di RSUD dr. H. Moh. Anwar, 5 pasien di RSUD Sumekar, 20 pasien di RSI Kalianget, serta 24 pasien di sejumlah Puskesmas.

Pemerintah Kabupaten Sumenep pun mengajak masyarakat, khususnya orang tua, untuk aktif membawa anak-anak mereka ke fasilitas kesehatan guna mendapatkan imunisasi. Vaksin campak dinyatakan aman dan efektif mencegah penularan lebih luas.

“Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan. Mari bersama melindungi anak-anak dengan imunisasi campak,” tutupnya. (*)

Facebook Comments Box

Penulis : SAN'X

Editor : JAUHED

Sumber Berita: REDAKSI REKAM SATU

Follow WhatsApp Channel rekamsatu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Program MBG di Sumenep Terus Dibenahi, Korwil Tekankan Pentingnya Evaluasi
Krisis Empati di Era AI, Ketika Manusia Memilih Curhat Pada Mesin
DPC PWRI Sumenep Gelar FGD “Ngombe”, Bahas Dampak Nyata Program MBG 
Karya Lukis Siswi SDIT Sumenep Pikat Hati Dirut BPRS Bhakti Sumekar 
Pengelolaan Aset Daerah Dinilai Tak Maksimal, DPRD Sumenep Bentuk Panitia Khusus 
TA Bupati Sumenep Dukung PWRI Jadikan Gerakan Literasi Agenda Rutin
Hilang Kendali, Pengendara Sepeda Motor Tewas Terlindas Minibus
Rebut Kursi Sekdakab Sumenep, DPRD Wanti Pansel Profesional dan Objektif 
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:17 WIB

Program MBG di Sumenep Terus Dibenahi, Korwil Tekankan Pentingnya Evaluasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:05 WIB

Krisis Empati di Era AI, Ketika Manusia Memilih Curhat Pada Mesin

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:35 WIB

DPC PWRI Sumenep Gelar FGD “Ngombe”, Bahas Dampak Nyata Program MBG 

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:34 WIB

Karya Lukis Siswi SDIT Sumenep Pikat Hati Dirut BPRS Bhakti Sumekar 

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:40 WIB

Pengelolaan Aset Daerah Dinilai Tak Maksimal, DPRD Sumenep Bentuk Panitia Khusus 

Berita Terbaru

PROFIL: Salah seorang pengendara sepeda motor melintas di depan Gedung kantor Pemkab Sumenep (dok: istimewa/Redaksi Rekam Satu)

Kriminal

Oknum ASN Sumenep Diduga Terlibat Kasus Pemalsuan KTP

Jumat, 10 Jul 2026 - 17:46 WIB