Hubungan Terlarang Kepsek dan Guru Honorer Coreng Marwah Pendidikan di Sumenep 

- Redaksi

Kamis, 31 Juli 2025 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILUSTRASI: Dua oknum guru asyik bermesraan (dok: Istimewa/Redaksi Rekam Satu)

i

ILUSTRASI: Dua oknum guru asyik bermesraan (dok: Istimewa/Redaksi Rekam Satu)

SUMENEP | REKAM SATU – Seorang oknum Kepala Sekolah (Kepsek) di SDN Sakala II, Desa Sakala, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, diduga menjalin hubungan terlarang dengan salah seorang guru honorer di sekolah setempat.

Oknum Kepsek tersebut berinisial EK secara diam – diam diduga selingkuh dengan bewahannya sendiri yang berinisial RR.

Dugaan tersebut semakin mencuat setelah sang anak menemukan foto mesra keduanya di ponsel milik EK.

“Anaknya kaget ketika membuka galeri dan mendapati foto ayahnya tengah berciuman dengan bawahannya,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat berinisial MW.

Menanggapi hal ini, anggota Komisi IV DPRD Sumenep, Sami’oeddin, menyayangkan tindakan kedua pelaku pendidikan tersebut.

Menurut dia, seorang pendidik seharusnya menjadi teladan bagi murid-muridnya, bukan justru memberi contoh buruk.

Ia menilai tindakan tersebut telah mencoreng marwah pendidikan di Kota Keris ini. Bahkan, menurut dia, kasus serupa sudah beberapa kali terjadi di wilayah Kabupaten Sumenep.

“Sudah bukan kali pertama. Ini harus menjadi perhatian serius,” tegas politisi PKB tersebut, Kamis (31/07/2025).

Sami’oeddin menegaskan, Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep harus bertindak cepat untuk mengatasi kasus tersebut.

“Kalau dugaan itu terbukti, Disdik harus mengambil langkah tegas terhadap yang bersangkutan,” katanya dengan tegas.

Sami’oeddin juga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendidikan, termasuk proses pengangkatan kepala sekolah, terutama di wilayah kepulauan.

“Sistem pendidikan, termasuk tata kelola pengangkatan kepala sekolah, perlu dievaluasi secara total. Ini tugas besar yang harus dituntaskan oleh Disdik Sumenep,” tandasnya.

Ia pun berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan, dan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga marwah pendidikan.

“Dibutuhkan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat agar pendidikan di Sumenep bisa benar-benar bersih dari hal-hal memalukan seperti ini,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Penulis : SAN'X

Editor : JAUHED

Sumber Berita: REDAKSI REKAM SATU

Follow WhatsApp Channel rekamsatu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TA Bupati Sumenep Dukung PWRI Jadikan Gerakan Literasi Agenda Rutin
Hilang Kendali, Pengendara Sepeda Motor Tewas Terlindas Minibus
Rebut Kursi Sekdakab Sumenep, DPRD Wanti Pansel Profesional dan Objektif 
Carok Berdarah Berujung Maut, Diduga Motif Asmara
Mobil Xpander Seruduk Motor dan Warung Sembako, Dua Korban Dilarikan ke Rumah Sakit 
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Personel Sat Reskrim Polres Sumenep Jalani Tes Urine
Alami Kebocoran, Tongkang Bermuatan CPO Nyaris Tenggelam di Pulau Giliyang 
Cuaca Ekstrem Terjang Sapeken, Pohon Roboh Timpa Rumah Warga
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:18 WIB

TA Bupati Sumenep Dukung PWRI Jadikan Gerakan Literasi Agenda Rutin

Senin, 9 Februari 2026 - 14:42 WIB

Hilang Kendali, Pengendara Sepeda Motor Tewas Terlindas Minibus

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:23 WIB

Rebut Kursi Sekdakab Sumenep, DPRD Wanti Pansel Profesional dan Objektif 

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:58 WIB

Carok Berdarah Berujung Maut, Diduga Motif Asmara

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:46 WIB

Mobil Xpander Seruduk Motor dan Warung Sembako, Dua Korban Dilarikan ke Rumah Sakit 

Berita Terbaru

PROFIL : Petugas kepolisian memperlihatkan barang bukti milik korban kasus curas di Kangean (dok: istimewa/Redaksi Rekam Satu)

Kriminal

Dua Pelaku Curas di Kangean Keok Ditangan Polisi

Kamis, 12 Feb 2026 - 17:51 WIB