Kemenag Sumenep Segera Evaluasi Ponpes Terlibat Kekerasan Seksual di Kangean 

- Redaksi

Jumat, 13 Juni 2025 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFIL. Kepala Kemenag Sumenep Abd Wasid berada di ruang kerjanya (dok: istimewa/Redaksi Rekam Satu)

i

PROFIL. Kepala Kemenag Sumenep Abd Wasid berada di ruang kerjanya (dok: istimewa/Redaksi Rekam Satu)

SUMENEP | REKAM SATU – Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, turut angkat bicara terkait oknum ustaz yang melakukan rudapaksa terhadap sejumlah santriwati di salah satu Pondok Pesantren di Kangean.

Kepala Kemenag Sumenep Abd. Wasid menjelaskan bahwa, pihaknya turut prihatin atas tindakan yang dilakukan oleh oknum ustaz tersebut.

“Tindakan tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai pendidikan, moral, dan akhlak yang seharusnya menjadi landasan dalam lingkungan pesantren,” ungkapnya saat dikonfirmasi media ini, Jum’at (13/06/2025).

Ia menjelaskan bahwa, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan evaluasi terhadap pondok pesantren yang bersangkutan guna memastikan agar kasus serupa tidak terulang kembali.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa, sejak tahun 2022 lalu, pihaknya sudah menjalankan program halaqoh “Pesantren Ramah Anak” yang melibatkan perwakilan dari berbagai pondok pesantren serta pengurus pesantren.

“Kegiatan ini bertujuan untuk membangun komitmen bersama dalam menciptakan ruang aman dan nyaman bagi anak-anak yang menimba ilmu di pesantren,” tambahnya.

Tidak hanya itu, ia menjelaskan bahwa pihaknya juga telah melakukan monitoring ke berbagai pondok pesantren bekerja sama dengan Himpunan Santri Indonesia (HIMSI) dan beberapa instansi terkait guna memperkuat sistem perlindungan terhadap anak didik.

Abd. Wasid juga menegaskan bahwa, tidak ada ruang bagi kekerasan atau pelanggaran hak anak dalam dunia pendidikan, baik formal maupun nonformal. Menurut dia, Pelaku harus diberikan hukuman yang setimpal atas apa yang telah dilakukan.

“Kami menyatakan dukungan penuh terhadap langkah-langkah yang diambil oleh aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku,” tandasnya.

Sebelumnya, oknum ustaz tersebut bernama Moh. Sahnan diamankan oleh Polres Sumenep lantaran diketahui telah melakukan tindakan rudapaksa terhadap sepuluh santriwati di salah satu ponpes yang berada di kepulauan Kangean.

Pelaku melancarkan aksinya dengan modus meminta korban untuk mengantarkan air ke kamarnya. Setelah korban berada di dalam kamar, pelaku kemudian melancarkan aksi bejatnya. Modus yang sama juga pelaku lakukan terhadap sembilan santriwati lainnya. (*)

Facebook Comments Box

Penulis : HASAN LINTANG

Editor : JAUHED

Sumber Berita: REDAKSI REKAM SATU

Follow WhatsApp Channel rekamsatu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-81 RI, Bupati Fauzi Serukan Semangat Gotong Royong Bangun Sumenep
Kapolresta Sumenep Silaturahmi ke PWRI, Tegaskan Pentingnya Sinergi Polri dan Media
Hari Anak Nasional, BPRS Bhakti Sumekar Dorong Pelajar Gemar Menabung Demi Masa Depan
Pria di Sumenep Tewas di Dalam Kamar Kos Batuan
Program MBG di Sumenep Terus Dibenahi, Korwil Tekankan Pentingnya Evaluasi
Krisis Empati di Era AI, Ketika Manusia Memilih Curhat Pada Mesin
DPC PWRI Sumenep Gelar FGD “Ngombe”, Bahas Dampak Nyata Program MBG 
Karya Lukis Siswi SDIT Sumenep Pikat Hati Dirut BPRS Bhakti Sumekar 
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:55 WIB

HUT ke-81 RI, Bupati Fauzi Serukan Semangat Gotong Royong Bangun Sumenep

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:43 WIB

Kapolresta Sumenep Silaturahmi ke PWRI, Tegaskan Pentingnya Sinergi Polri dan Media

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:05 WIB

Hari Anak Nasional, BPRS Bhakti Sumekar Dorong Pelajar Gemar Menabung Demi Masa Depan

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:32 WIB

Pria di Sumenep Tewas di Dalam Kamar Kos Batuan

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:17 WIB

Program MBG di Sumenep Terus Dibenahi, Korwil Tekankan Pentingnya Evaluasi

Berita Terbaru