Mandi di Sumber Air Dekat Pantai, Warga Talango Tewas Terseret Arus 

- Redaksi

Minggu, 20 Juli 2025 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFIL: Warga Desa Padike Kecamatan Talango mengevakuasi korban yang terseret arus saat mandi di sumber air dekat pantai (dok. Istimewa/Redaksi Rekam Satu)

i

PROFIL: Warga Desa Padike Kecamatan Talango mengevakuasi korban yang terseret arus saat mandi di sumber air dekat pantai (dok. Istimewa/Redaksi Rekam Satu)

SUMENEP | REKAM SATU – Moh Kholiq (25), warga Dusun Jati Deje, Desa Padike, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, harus meregang nyawa lantaran terseret arus saat mandi di sebuah sumber air yang berada di pesisir Pantai Dusun Pasar Daya, Desa Talango, pada Minggu pagi (20/7/2025).

Plt Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti menjelaskan, peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Korban diketahui pergi ke lokasi bersama sepupunya, Dolip (24), dengan mengendarai sepeda motor.

“Mereka tiba di tempat tujuan sekitar pukul 06.00 WIB dan langsung berniat mandi di sumber air tersebut,” ungkap Widiarti dalam keterangan resminya.

Menurut Widi, korban sempat diperingati agar tidak mandi karena air laut sedang pasang. Namun, Moh Kholiq tetap nekat masuk ke dalam air.

“Tak berselang lama, ia muncul di permukaan dan meminta pertolongan kepada Dolip sambil mengulurkan tangan,” jelasnya.

Meski Dolip berusaha menarik korban keluar dari air, namun sayang, usahanya gagal karena arus terlalu kuat.

Bahkan, Dolip sempat ikut tercebur dan hanya bisa menyelamatkan diri dengan berpegangan pada batu. Kemudian ia segera mencari bantuan warga sekitar.

Setelah dilakukan pencarian, jenazah Moh Kholiq akhirnya ditemukan dan dievakuasi menggunakan ambulans milik Puskesmas Talango oleh Aipda As’ari ke rumah duka di Desa Padike.

“Korban dinyatakan meninggal dunia akibat tenggelam,” jelas Widiarti.

Pihak keluarga akhirnya menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak akan melakukan tuntutan kepada siapa pun karena pihak keluarga menganggap kejadian tersebut adalah murni kecelakaan. (*)

Facebook Comments Box

Penulis : HASAN LINTANG

Editor : JAUHED

Sumber Berita: REDAKSI REKAM SATU

Follow WhatsApp Channel rekamsatu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-81 RI, Bupati Fauzi Serukan Semangat Gotong Royong Bangun Sumenep
Kapolresta Sumenep Silaturahmi ke PWRI, Tegaskan Pentingnya Sinergi Polri dan Media
Hari Anak Nasional, BPRS Bhakti Sumekar Dorong Pelajar Gemar Menabung Demi Masa Depan
Pria di Sumenep Tewas di Dalam Kamar Kos Batuan
Program MBG di Sumenep Terus Dibenahi, Korwil Tekankan Pentingnya Evaluasi
Krisis Empati di Era AI, Ketika Manusia Memilih Curhat Pada Mesin
DPC PWRI Sumenep Gelar FGD “Ngombe”, Bahas Dampak Nyata Program MBG 
Karya Lukis Siswi SDIT Sumenep Pikat Hati Dirut BPRS Bhakti Sumekar 
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:55 WIB

HUT ke-81 RI, Bupati Fauzi Serukan Semangat Gotong Royong Bangun Sumenep

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:43 WIB

Kapolresta Sumenep Silaturahmi ke PWRI, Tegaskan Pentingnya Sinergi Polri dan Media

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:05 WIB

Hari Anak Nasional, BPRS Bhakti Sumekar Dorong Pelajar Gemar Menabung Demi Masa Depan

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:32 WIB

Pria di Sumenep Tewas di Dalam Kamar Kos Batuan

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:17 WIB

Program MBG di Sumenep Terus Dibenahi, Korwil Tekankan Pentingnya Evaluasi

Berita Terbaru