Rembuk Stunting 2025, Strategi Dinkes Cegah Stunting di Sumenep 

- Redaksi

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROFIL: Kepala Dinkes P2KB Sumenep drg. Ellya Fardasyah berada di ruang kerjanya (dok. Istimewa/Redaksi Rekam Satu)

i

PROFIL: Kepala Dinkes P2KB Sumenep drg. Ellya Fardasyah berada di ruang kerjanya (dok. Istimewa/Redaksi Rekam Satu)

SUMENEP | REKAM SATU – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, menggelar Rembuk Stunting sebagai langkah menyusul peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-32 yang diperingati pada Selasa (1/7/2025) lalu.

Rembuk Stunting yang dipusatkan di Aula Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), Jalan Trunojoyo, Desa Kolor tersebut, merupakan salah satu langkah strategis Dinkes Sumenep dalam mencegah angka stunting di Kota Keris ini.

Kepala Dinkes P2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasyah, menyampaikan, kegiatan ini menjadi forum awal penguatan komitmen lintas sektor dalam menurunkan angka stunting di daerah.

“Kami membahas sejumlah poin penting, seperti penetapan draft SK lokus stunting tahun 2026, penyusunan draft SK kendali program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), serta evaluasi dan rencana tindak lanjut (RTL) dari hasil penilaian kinerja Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPPS) tahun 2024,” jelasnya, Jum’at (04/07/2025).

Menurut dia, persiapan ini merupakan tahapan penting sebelum pelaksanaan Rembuk Stunting Kabupaten yang akan menjadi forum koordinasi utama dalam pengambilan keputusan intervensi penurunan stunting.

“Langkah-langkah kami berbasis data dan evaluasi kinerja. Kami ingin memastikan setiap intervensi benar-benar berdampak di lapangan. Stunting harus ditangani secara konkret, sinergis, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga telah memperkenalkan lima program prioritas bertajuk Quick Wins dalam peringatan HARGANAS ke-32.

Salah satunya, program GENTING yang kini diperkuat dengan dasar hukum melalui SK Kendali.

“Langkah-langkah ini tidak berdiri sendiri, tetapi merupakan bagian dari strategi menyeluruh untuk menurunkan stunting dan memperkuat kualitas keluarga di Kabupaten Sumenep,” tutupnya. (*)

Facebook Comments Box

Penulis : HASAN LINTANG

Editor : JAUHED

Sumber Berita: REDAKSI REKAM SATU

Follow WhatsApp Channel rekamsatu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TA Bupati Sumenep Dukung PWRI Jadikan Gerakan Literasi Agenda Rutin
Hilang Kendali, Pengendara Sepeda Motor Tewas Terlindas Minibus
Rebut Kursi Sekdakab Sumenep, DPRD Wanti Pansel Profesional dan Objektif 
Carok Berdarah Berujung Maut, Diduga Motif Asmara
Mobil Xpander Seruduk Motor dan Warung Sembako, Dua Korban Dilarikan ke Rumah Sakit 
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Personel Sat Reskrim Polres Sumenep Jalani Tes Urine
Alami Kebocoran, Tongkang Bermuatan CPO Nyaris Tenggelam di Pulau Giliyang 
Cuaca Ekstrem Terjang Sapeken, Pohon Roboh Timpa Rumah Warga
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:18 WIB

TA Bupati Sumenep Dukung PWRI Jadikan Gerakan Literasi Agenda Rutin

Senin, 9 Februari 2026 - 14:42 WIB

Hilang Kendali, Pengendara Sepeda Motor Tewas Terlindas Minibus

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:23 WIB

Rebut Kursi Sekdakab Sumenep, DPRD Wanti Pansel Profesional dan Objektif 

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:58 WIB

Carok Berdarah Berujung Maut, Diduga Motif Asmara

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:46 WIB

Mobil Xpander Seruduk Motor dan Warung Sembako, Dua Korban Dilarikan ke Rumah Sakit 

Berita Terbaru

PROFIL : Petugas kepolisian memperlihatkan barang bukti milik korban kasus curas di Kangean (dok: istimewa/Redaksi Rekam Satu)

Kriminal

Dua Pelaku Curas di Kangean Keok Ditangan Polisi

Kamis, 12 Feb 2026 - 17:51 WIB