SUMENEP | REKAM SATU – Kemeriahan lomba tarik tambang di Desa Batubelah Timur, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mendadak berubah menjadi suasana duka.
Seorang peserta berinisial M (40), warga Desa Gunung Kembar, Kecamatan Manding, meninggal dunia saat berlaga di Lapangan Bawang Emas.
Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, menjelaskan, korban menempati posisi paling belakang dalam timnya. Saat pertandingan berlangsung, ia sempat terlihat pucat, namun tetap bertahan melanjutkan perlombaan.
Sekitar 15 menit kemudian, M tiba-tiba ambruk dan melepaskan pegangan tali. Rekan satu tim berusaha menolong, tetapi kondisi korban sudah tak sadarkan diri.
“Korban segera dibawa ke Puskesmas Dasuk. Setelah mendapat pemeriksaan medis, dinyatakan meninggal dunia. Jenazah kemudian dipulangkan ke rumah duka untuk dimakamkan,” kata Widiarti, Kamis (25/9/2025).
Hasil pemeriksaan luar memastikan tidak ada tanda kekerasan. Dugaan sementara, korban meninggal akibat kelelahan.
Pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan resmi.
“Polres Sumenep telah menempuh prosedur sesuai aturan, memeriksa saksi serta berkoordinasi dengan pihak medis. Karena keluarga menolak autopsi, jenazah langsung diserahkan untuk dimakamkan,” imbuhnya.
Polisi menegaskan peristiwa ini murni karena faktor kelelahan tanpa ada indikasi tindak pidana. (*)
Penulis : SAN'X
Editor : JAUHED
Sumber Berita: REDAKSI REKAM SATU






