Wakil Bupati Kecam Keras Oknum Ustad Rudapaksa Santriwati di Sumenep 

- Redaksi

Kamis, 12 Juni 2025 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Sumenep Imam Hasyim memberikan sambutan dalam sidang paripurna DPRD Sumenep beberapa waktu lalu (dok: Redaksi Rekam Satu)

i

Wabup Sumenep Imam Hasyim memberikan sambutan dalam sidang paripurna DPRD Sumenep beberapa waktu lalu (dok: Redaksi Rekam Satu)

SUMENEP | REKAM SATU – Kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh seorang ustad bernama Mohammad Sahnan di sebuah pondok pesantren di Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, mengejutkan publik dan memicu kemarahan berbagai pihak.

Pelaku diduga telah mencabuli sejumlah santriwatinya sendiri yang seharusnya mendapatkan perlindungan dan tuntunan moral dari sang pendidik.

Guna terhindar dari jeratan hukum, oknum ustad tersebut sempat melarikan diri. Namun upaya pelarian Sahnan hingga ke Kabupaten Situbondo akhirnya kandas.

Pihak Kepolisian Resor (Polres) Sumenep, melalui tim Satuan Reserse Kriminal, berhasil membekuk pelaku pada Selasa, 10 Juni 2025 kemarin.

Pelaku akhirnya dibawa ke Mapolres Sumenep untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Menanggapi peristiwa ini, Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, mengungkapkan kecaman keras. Ia menyayangkan tindakan pelaku yang tidak hanya melanggar hukum pidana, tetapi juga merusak nilai-nilai keagamaan serta mencemarkan nama baik lembaga pendidikan Islam.

“Seorang ustad seharusnya menjadi figur teladan dalam moral dan akhlak, bukan malah menjadi ancaman bagi anak didiknya. Ini adalah pengkhianatan terhadap ajaran Islam dan terhadap kepercayaan masyarakat,” ujar Imam Hasyim saat dikonfirmasi media ini, Kamis (12/06/2025).

Ia menambahkan bahwa, pesantren merupakan tempat suci yang berfungsi sebagai pusat pembentukan karakter dan akhlak mulia. Tindakan bejat seperti ini merusak citra pesantren dan dapat mengikis kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan Islam.

Sebagai Ketua DPC PKB Sumenep, Imam Hasyim juga mengingatkan seluruh tenaga pendidik untuk tidak menyalahgunakan kewenangan yang dimiliki. Ia menekankan bahwa menjaga integritas adalah kewajiban mutlak seorang pengajar.

“Jangan sampai tindakan satu orang mencemari citra ratusan ustad yang telah berjuang menjaga moral generasi bangsa. Ini harus menjadi pelajaran bersama,” tegas Wabup Sumenep.

Selain itu, Imam Hasyim juga menyampaikan apresiasi kepada Polres Sumenep atas kecepatan mereka dalam menangani kasus ini. Ia berharap penegakan hukum terhadap pelaku dilakukan secara adil dan terbuka.

“Saya minta pelaku dihukum seberat-beratnya agar ada efek jera. Lingkungan pendidikan harus steril dari kekerasan seksual. Ini tanggung jawab kita bersama,” tandasnya.

Kasus ini menambah daftar panjang persoalan kekerasan seksual yang terjadi di institusi pendidikan. Pemerintah daerah dan aparat penegak hukum diimbau untuk memperketat pengawasan serta menyediakan ruang aman bagi korban untuk melapor tanpa rasa takut. (*)

Facebook Comments Box

Penulis : HASAN LINTANG

Editor : JAUHED

Sumber Berita: REDAKSI REKAM SATU

Follow WhatsApp Channel rekamsatu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-81 RI, Bupati Fauzi Serukan Semangat Gotong Royong Bangun Sumenep
Kapolresta Sumenep Silaturahmi ke PWRI, Tegaskan Pentingnya Sinergi Polri dan Media
Hari Anak Nasional, BPRS Bhakti Sumekar Dorong Pelajar Gemar Menabung Demi Masa Depan
Pria di Sumenep Tewas di Dalam Kamar Kos Batuan
Program MBG di Sumenep Terus Dibenahi, Korwil Tekankan Pentingnya Evaluasi
Krisis Empati di Era AI, Ketika Manusia Memilih Curhat Pada Mesin
DPC PWRI Sumenep Gelar FGD “Ngombe”, Bahas Dampak Nyata Program MBG 
Karya Lukis Siswi SDIT Sumenep Pikat Hati Dirut BPRS Bhakti Sumekar 
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:55 WIB

HUT ke-81 RI, Bupati Fauzi Serukan Semangat Gotong Royong Bangun Sumenep

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:43 WIB

Kapolresta Sumenep Silaturahmi ke PWRI, Tegaskan Pentingnya Sinergi Polri dan Media

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:05 WIB

Hari Anak Nasional, BPRS Bhakti Sumekar Dorong Pelajar Gemar Menabung Demi Masa Depan

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:32 WIB

Pria di Sumenep Tewas di Dalam Kamar Kos Batuan

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:17 WIB

Program MBG di Sumenep Terus Dibenahi, Korwil Tekankan Pentingnya Evaluasi

Berita Terbaru